Bangka Tengah, kejarberita-news.com – Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kepulauan Bangka Belitung terus memperkuat peran Polisi RW Perairan sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah pesisir. Melalui kegiatan sambang yang dilaksanakan di Desa Sampur, Kabupaten Bangka Tengah, Senin, 20 Juli 2026, personel memberikan edukasi sekaligus menyerap aspirasi masyarakat pesisir.
Dalam kegiatan tersebut, Polisi RW Perairan mengajak masyarakat untuk bersama-sama mencegah berbagai tindak pidana yang berpotensi terjadi di wilayah perairan, seperti penyelundupan, penyalahgunaan narkoba, pertambangan ilegal (illegal mining), dan penangkapan ikan secara ilegal (illegal fishing). Edukasi ini menjadi bagian dari langkah preventif Ditpolairud Polda Babel dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
Selain memberikan sosialisasi terkait pencegahan tindak pidana, personel juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan kepada kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang melanggar hukum di wilayah pesisir maupun perairan. Peran aktif masyarakat dinilai sangat penting dalam mendukung upaya penegakan hukum serta menjaga keamanan bersama.
Ditpolairud Polda Babel melalui Polisi RW Perairan juga mengingatkan para nelayan untuk selalu waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat membahayakan keselamatan saat melaut. Masyarakat diimbau agar memperhatikan informasi prakiraan cuaca, mengutamakan keselamatan, dan melengkapi diri dengan peralatan keselamatan sebelum beraktivitas di laut.
Tak hanya itu, masyarakat nelayan juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menggunakan alat tangkap ikan yang ramah lingkungan dan sesuai ketentuan. Penggunaan alat tangkap yang dilarang tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga dapat merusak ekosistem laut dan mengancam keberlanjutan sumber daya perikanan.
Melalui kegiatan sambang dan sosialisasi yang rutin dilaksanakan, Dirpolairud Polda Kepulauan Bangka Belitung berharap terjalin sinergi yang semakin erat antara kepolisian dan masyarakat pesisir. Dengan kolaborasi tersebut, keamanan wilayah perairan dapat terus terjaga, berbagai potensi kejahatan dapat dicegah sejak dini, serta kelestarian sumber daya laut tetap terpelihara demi kesejahteraan masyarakat.







