Pangkalpinang, kejarberitanews.com – Program Kelurahan Binaan yang diinisiasi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pangkalpinang mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Pangkalpinang dan akan dijadikan sebagai bagian dari program resmi pemerintah daerah.
Dukungan tersebut disampaikan saat audiensi Kepala Lapas Pangkalpinang, Sugeng Indrawan, dengan Wali Kota Pangkalpinang, H. Saparudin, dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, di Rumah Dinas Wali Kota Pangkalpinang, Jumat (29/5).
Dalam audiensi tersebut juga dihadiri Asisten satu Bidang Pemerintahan Kota Pangkalpinang, Camat Gerunggang Richard Syam, dan Lurah Tuatunu Indah Iwan Bernadi.

Kepala Lapas Pangkalpinang, Sugeng Indrawan, menyampaikan Program Kelurahan Binaan bersama Kelurahan Tuatunu Indah telah menghadirkan berbagai kegiatan pemberdayaan, seperti pemanfaatan kompos hasil produksi Warga Binaan untuk petani dan pelatihan pengolahan nanas bagi masyarakat.
“Kami berharap dengan program ini mampu meningkatkan dan menjadi nilai tambah produk unggulan daerah khususnya Kota Pangkalpinang,” ujar Sugeng.
Sugeng juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Pangkalpinang terhadap Program Kelurahan Binaan. Dukungan tersebut menjadi motivasi untuk terus mengembangkan program pemberdayaan yang bermanfaat bagi Warga Binaan dan masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi dalam pengembangan potensi unggulan daerah dan hasil pembinaan yang berkelanjutan.
“Dalam waktu dekat, kami bersama Kelurahan Tuatunu Indah akan melaksanakan program ketahanan pangan sebagai tindak lanjut kerja sama Kelurahan Binaan guna mendukung pemberdayaan masyarakat dan pengembangan potensi daerah,” bebernya.

Menanggapi hal tersebut Wali Kota Pangkalpinang, H. Saparudin, menyampaikan apresiasi terhadap inovasi Lapas Pangkalpinang dalam memberdayakan masyarakat melalui pemanfaatan potensi lokal serta keterlibatan aktif Warga Binaan dan warga masyarakat.
“Program Kelurahan Binaan yang diinisiasi Lapas Pangkalpinang sangat baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Saparudin.
Saparudin menilai Kelurahan Tuatunu Indah memiliki potensi besar sebagai sentra produksi nanas yang dapat terus dikembangkan. Menurutnya, pelatihan yang telah dilaksanakan bersama Lapas Pangkalpinang memberikan bekal bagi masyarakat untuk meningkatkan nilai tambah produk dan memperluas pemasarannya.
“Melalui pelatihan yang telah dilaksanakan, kami berharap masyarakat dapat meningkatkan nilai tambah produk nanas dan memperluas pemasarannya. Pemerintah Kota Pangkalpinang mendukung serta akan menjadikan program ini sebagai bagian dari program pemerintah daerah,” tegas Saparudin.
Dengan dukungan Pemerintah Kota Pangkalpinang, program ini diharapkan terus berkembang sebagai model kolaborasi yang mampu meningkatkan keterampilan masyarakat, mengembangkan potensi unggulan daerah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan. (kp)







