Gerunggang, kejarberita-news.com – Kecamatan Gerunggang terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui berbagai inovasi yang tidak hanya berfokus pada administrasi, tetapi juga menyentuh aspek sosial. Upaya ini dilakukan sebagai bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat agar pelayanan terasa lebih dekat, responsif, dan berdampak nyata.
Salah satu program unggulan yang dijalankan adalah BERBAGI, singkatan dari Bergerak Bersama Pegawai Gerunggang Peduli. Program ini lahir dari inisiatif para pegawai kecamatan yang ingin menumbuhkan rasa kepedulian sosial serta semangat gotong royong dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
Program BERBAGI dilaksanakan secara rutin setiap hari Rabu setelah apel mingguan. Dalam kegiatan tersebut, para pegawai secara sukarela menyisihkan sebagian rezekinya tanpa adanya paksaan, sehingga nilai kebersamaan dan keikhlasan menjadi kekuatan utama dalam program ini.
Dana yang terkumpul tidak langsung disalurkan, melainkan dihimpun selama beberapa minggu hingga mencapai jumlah yang cukup. Setelah itu, dana tersebut digunakan untuk membeli paket sembako yang nantinya akan disalurkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan bantuan.

Camat Gerunggang, Richard Syam menjelaskan bahwa bantuan tersebut diprioritaskan bagi warga yang belum tersentuh program bantuan pemerintah.
“Program ini kami jalankan sebagai bentuk kepedulian pegawai kepada masyarakat, khususnya yang belum pernah menerima bantuan,” ujarnya.
Selain itu, Kecamatan Gerunggang juga memiliki program SEKAPUT yang menjadi sarana untuk menjalin komunikasi langsung dengan masyarakat. Program ini bertujuan untuk mendengar keluhan warga sekaligus mencari solusi secara bersama-sama.
Melalui kegiatan ini, pihak kecamatan aktif mendatangi RT, pos kamling, hingga tokoh masyarakat untuk menyerap aspirasi secara langsung. Berbagai persoalan seperti kebersihan lingkungan, sampah, hingga koordinasi lintas OPD menjadi topik yang sering dibahas.
Meski masih menghadapi keterbatasan SDM, pihak kecamatan tetap berupaya mengoptimalkan pelayanan dengan sistem prioritas. Pendekatan persuasif kepada masyarakat juga terus dilakukan agar proses pelayanan dapat dipahami dengan baik oleh semua pihak.
Penulis: Dhea







