Pangkalpinang, kejarberita-news.com – SD Negeri 10 Pangkalpinang menyelenggarakan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H sebagai upaya penguatan fondasi spiritual dan integritas moral di lingkungan pendidikan. Perhelatan yang berlangsung pada Jumat (23/01/2026).
Acara ini dihadiri oleh Kepala Sekolah, seluruh peserta didik, serta segenap civitas akademika dalam suasana yang sarat dengan nilai-nilai religiusitas. Mengangkat tajuk “Isra Mi’raj: Perintah Shalat dan Pembentukan Karakter Pelajar Berakhlak Mulia”, agenda ini tidak hanya menjadi refleksi teologis, tetapi juga menjadi instrumen edukasi karakter bagi generasi muda.

Dalam orasi ilmiahnya, Ustadz Zikri Khatami, S.Hum., M.Pd., menguraikan esensi perjalanan transendental Rasulullah SAW sebagai titik balik fundamental dalam sejarah umat manusia.
Beliau menegaskan bahwa mandat shalat lima waktu merupakan media transformasi batin yang paling efektif untuk mengikis dekadensi moral.
Menurutnya, shalat adalah dialektika antara hamba dan Sang Pencipta yang secara otomatis akan melahirkan pola perilaku yang disiplin, jujur, dan berintegritas dalam tatanan sosial.
Kepala SDN 10 Pangkalpinang, Ibu Yuharti, dalam pidato sambutannya memberikan penekanan pada aspek fungsional dari peringatan hari besar Islam ini. Beliau memandang bahwa pendidikan tidak boleh hanya terjebak pada dikotomi kognitif semata.
“Peringatan Isra Mi’raj ini tidak sekadar menjadi rutinitas seremonial tahunan, melainkan momentum krusial untuk menginternalisasi nilai-nilai keimanan dan akhlak mulia ke dalam jiwa para siswa. Visi kami adalah melahirkan profil pelajar yang tidak hanya memiliki keunggulan akademik secara intelektual, tetapi juga memiliki kedalaman karakter, santun dalam bertutur, disiplin dalam bertindak, serta memiliki akuntabilitas moral yang tinggi,” tegas Yuharti.
Suasana kebersamaan semakin kental dengan tradisi membawa konsumsi mandiri oleh para siswa, yang secara sosiologis merefleksikan nilai kemandirian dan rasa syukur.
Kegiatan ini diakhiri dengan doa bersama, sebagai bentuk permohonan kolektif agar seluruh elemen sekolah senantiasa diberikan kekuatan dalam menjaga muruah pendidikan yang berbasis pada keluhuran budi pekerti.
Dengan integrasi antara pemahaman keagamaan dan implementasi karakter, SDN 10 Pangkalpinang optimis dapat mencetak generasi yang mampu menyelaraskan antara kecerdasan otak dan kesantunan watak.
Penulis: Nur Hafifah







